MN — Ratusan warga memadati lokasi penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, dalam distribusi alokasi Februari–Maret 2026.
Antusiasme tinggi terlihat sejak pagi hari, saat warga mulai berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan bantuan yang telah lama dinantikan.
Program bantuan tersebut meliputi penyaluran beras sebanyak 20 kilogram per keluarga penerima manfaat, yang dikemas dalam dua karung masing-masing 10 kilogram, serta minyak goreng sebanyak 4 liter.
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Berdasarkan data, penerima bantuan ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Program ini dikelola oleh Badan Pangan Nasional, dengan distribusi yang dilaksanakan melalui Perum Bulog.
Di lapangan, tingginya animo warga sempat menyebabkan antrean panjang di sejumlah titik pembagian. Meski demikian, proses penyaluran tetap berlangsung tertib dengan pengawasan petugas guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
Sejumlah warga mengaku bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka juga berharap program serupa dapat terus berlanjut, mengingat harga bahan pokok yang cenderung meningkat.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami, apalagi harga kebutuhan sehari-hari sekarang cukup tinggi,” ujar salah satu warga penerima manfaat, Rabu (15/04/2026).
Selain itu, warga juga memberikan apresiasi terhadap kinerja pelayanan di Kelurahan Ciketing Udik yang dinilai cukup baik dalam mengatur jalannya penyaluran bantuan.
“Pelayanannya sudah cukup tertib dan petugasnya sigap mengatur antrean, jadi walaupun ramai tetap terasa teratur,” ungkap warga lainnya.
Namun demikian, beberapa warga berharap ke depan sistem pembagian dapat dibuat lebih efektif agar antrean tidak terlalu panjang.
“Semoga ke depan bisa lebih cepat lagi prosesnya, mungkin bisa diatur jadwal per RT supaya tidak menumpuk,” tambahnya.
(Leni)


